Cara Bedakan Kopi Robusta dan Arabica

festival kopiTimoroman.com– Kopi merupakan minuman yang digemari hampir semua kalangan dari pria hingga wanita. Wajar jika kini banyak bertaburan coffee shop dari model kaki lima hingga kafe-kafe elit yang dipenuhi para muda-mudi hingga orang dewasa.

Namun tak banyak orang tahu mengenai seluk beluk kopi. Padahal, kopi memiliki jenis dan cara pengolahannya tersendiri. Jika pas, maka penikmat kopi akan mendapatkan suguhan kopi terbaik.

Emanuele Merlini, Export Manager Saicaf Il Caffe mengatakan, pada dasarnya ada dua jenis kopi utama yang ada di seluruh dunia. Yakni kopi Arabica dan Robusta. Biji kopi Arabica memiliki bentuk yang lebih besar dan warnanya sedikit lebih gelap. Aromanya pun begitu kuat dan rasanya cenderung asam ketimbang Robusta.

Emanuele mengatakan bahwa Robusta aromanya lebih soft, sedangkan Arabika lebih kuat. Selain itu, lanjut dia, Robusta juga memiliki rasa tidak asam, sepat, dan lebih pahit. “Ketika disajikan dalam bentuk hot coffee, Robusta lebih banyak memiliki busa dan lebih menggumpal, sedangkan Arabika busanya lebih sedikit,” jelasnya merinci.

Tak hanya masalah penyajiannya saja, menurut Emanuelle cara menyimpan kopi kedua jenis ini pun harus diperhatikan.

Untuk menghasilkan aroma dan kualitas kopi yang terbaik, biji kopi Robusta umumnya disimpan dalam keadaan kering dalam jangka waktu minimal lima tahun. Sementara untuk jenis Arabica, umumnya disimpan minimal tujuh tahun sebelum digiling untuk dikonsumsi.

Oleh karena itu ia menyarankan, agar tak terlalu lama menyimpan kopi yang telah digiling dalam jangka waktu yang lama. Akan lebih baik, jika menyimpan kopi dalam bentuk biji kopi kering. “Kalau sudah digiling, kopi sebaiknya segera digunakan. Kalau terlalu lama disimpan, akan mengurangi kualitas dan aroma kopi,” ujarnya.suara

Sumber:
http://timoroman.com/cara-bedakan-kopi-robusta-dan-arabica/

Kopi Arabika Indonesia Segar


Comments

Cara Bedakan Kopi Robusta dan Arabica — 1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.