Kemendag Targetkan Dongkrak Ekspor Kopi Indonesia

Ekspor Kopi IndonesiaHarianterbit.com | Senin, 24 November 2014 10:18:00 WIB

Jakarta, HanTer – Tren naiknya nilai ekspor perhiasan Indonesia membuat Kementria Perdagangan juga menargetkan ekspor di sektor makanan dan minuman olahan terdongkrak hingga 9,5 – 10,5 persen, salah satunya dari komoditas kopi.

Sebagai penghasil kopi terbesar ke-3 di dunia setelah Brazil dan Vietnam, Indonesia wajib mendorong ekspor kopi lebih besar ketimbang tahun lalu.

“Nilai ekspor kopi pada tahun 2013 mencapai USD 1,17 miliar. Kami harapkan nilai ekspornya tahun ini meningkat, sehingg ekspor makanan dan minuman olahan Indonesia terdongkrak hingga sebesar 9,5 – 10,5 persen,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Nus Nuzulia Ishak di Jakarta, Minggu (23/11/2014).

Untuk memfasilitasi eksportir dan pelaku kopi untuk meningkatkan ekspornya, pemerintah mengikuti pameran Tea & Coffee China pada 12-14 November 2014 yang bertempat di Shanghai New International Expo Centre (SNIEC), Shanghai, Tiongkok.

Kopi yang menjadi andalan Indonesia antara lain kopi Luwak, Toraja, Gayo, Jawa, Bali, dan Mandailing. Sebagai pasar potensial, Tiongkok menempati urutan ke -18 sebagai importir kopi Indonesia.

“Nilai ekspor kopi ke Tiongkok selama lima tahun terakhir terus tumbuh dengan tren sebesar 82,6 persen karena gaya hidup minum kopi menggeser konsumsi teh di Tiongkok,” tutur Nus.

“Ekspor kopi Indonesia ke RRT masih didominasi oleh green bean coffee yang nilainya relatif rendah,” ungkapnya.

Kedepan, lanjut Nus, ekspor kopi Indonesia perlu diarahkan ke roasted bean coffee yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Untuk menyasar konsumen yang lebih luas, pelaku usaha kopi Indonesia dapat terus mempromosikan ekspor kopi instan untuk entry level selain menyasar ke segmen pasar yang lebih premium dengan mempromosikan kopi spesial, termasuk kopi luwak melalui coffee shop dan hotel berbintang. Kopi Indonesia begitu kaya citarasa dan aroma unik yang tak tertandingi.

“Indonesia memiliki kopi luwak sebagai kopi termahal di dunia. Promosi ini sekaligus jadi upaya menangkis berbagai kampanye hitam tentang kopi luwak. Coffee is a language in it self,” pungkas Nus.
(Barliana)

Sumber:
http://harianterbit.com/read/2014/11/24/12235/30/21/Kemendag-Targetkan-Dongkrak-Ekspor-Kopi-Indonesia

Kopi Arabika Indonesia Segar


Leave a Reply

Your email address will not be published.