Mahasiswa KKN UNDIP Kenalkan Bibit Unggul Kopi Sigarar Utang

Kopi IndonesiaSemarang.undip.ac.id. Mahasiswa KKN TIM I 2014 yang berlokasi di desa Ngadisepi, kecamatan Gemawang Temanggung kenalkan Bibit Kopi Unggul Sigarar Utang  dari daerah Tapanuli. Menurut Sandi Suroyoco Sinambela salah satu mahasiswa KKN dari Fakultas peternakan dan Pertanian, hal ini berawal dari survei KKN dimana sejauh mata memandang hanya kebun kopi yang mendominasi di pelbagai desa di kecamatan Gemawang

“Hal tersebut yang membulatkan tekat saya untuk membuat program pengenalan bibit kopi Unggul. Bibit kopi yang saya kenalkan kepada warga desa adalah bibit kopi Sigarar Utang jenis Arabika” ujarnya.

Ia  menjelaskan kepada warga bahwa kopi jenia Arabika ini berasal dari Daerah Tapanuli Utara. Pemerintah sudah mensahkan bibit kopi ini menjadi kopi yang unggul. Menurutnya, Kopi unggul tersebut dinamakan kopi sigarar utang (pembayar utang) karena dapat membayar utang warga yang semula menanam kopi jenis robusta.

“Jenis kopi ini dikembangkan oleh pemerintah TAPUT secara menyeluruh dan terbukti dapat meningkatkan ekonomi petani secara drastis.  Kopi Sigarar utang memiliki banyak keunggulan, produksinya sudah pernah mengalahkan  kopi Brazil.  Kopi jenis Arabika ini ditanam dari umur 0 hari hingga 1 tahun 3 bulan sudah berbuah. 1 tahun 5 bulan sudah berproduksi” jelasnya.

Sandi juga menjelaskan keunggulan lainnya adalah kontinyuitasnya, kopi ini tetap berbuah terus menerus dan dipanen 1 kali dalam seminggu. Masa kosong hanya 2-3 bulan. Kopi ini berproduksi dengan baik pada ketinggian 800-1200 diatas permukaan laut.

Mendengar informasi itu banyak warga yang ingin sekali memiliki kopi Sigarar Utang tersebut untuk dicoba ditanam. Sarjono selaku Kepala Desa Ngadisepi langsung menaggapi positif, “ wargaku yo pasti gelem to”, (wargaku pasti mau), ujarnya dalam bahawa jawa. Slamet Muji salah satu warga desa Ngadisepi demikian pula “yen apik panen e, ngko iso gawe nyekolahke anak ku (kalau bagus panennya bisa untuk menyekolahkan anakku, katanya. Bahkan Munasir yang juga warga desa Ngadisepi tidak sabar ingin bisa mendapatkannya. “pokok e piye carane ben iso duwe, ( gimana caranya harus dapat), begitu ungkapnya.

Pogram Sosialisasi kopi unggul (kopi sigarar utang) dirasa sangat tepat sasaran melihat bahwa warga desa mayoritas adalah petani kebun kopi.  Dalam 2 hari setelah program pengenalan kopi unggul dilaksanakan, dari mulut ke mulut warga desa yang penasaran langsung mengunjungi posko (Dusun kaliduren) untuk melihat contoh bibit, biji dan imformasi yang lebih detail.Banyak pula dari para petani yang notabene banyak menanam kopi jenis robusta ini mengeluhkan produksi kopi Robusta yang hanya sekali setahun saja.

Di hadapan Wakil Bupati Temanggung, saat acara Ekspo Temanggung Raya, Selasa, 11/2, Sandi berikut teman kelompoknya mempresentasikan program yang mereka lakukan dan tanggapan positif dari Wakil Bupati, jika dirasa program sosialisasi bibit kopi ini bisa memberikan keuntungan lebih bagi warga Ia siap untuk mendukung bersama dinas terkait.

Melihat Antusias warga dan  Pemerintah kabupaten Sandi dan teman temanya berharap program ini nantinya dapat meningkatkan ekonomi warga desa. Produksi bibit unggul kopi sigarar utang yang tinggi akan menambah pendapatan petani perminggu, yang semula hanya pertahun. Saat ini Sandi sedang mengurus pengiriman bibit asli dari induk pertama beserta label kopi tersebut. Ir

Sumber:
http://www.undip.ac.id/

Kopi Arabika Indonesia Segar


Leave a Reply

Your email address will not be published.