Peluang Ekspor Kopi Indonesia

gambar biji kopiAugust 18, 2014

(Berita Daerah – Nasional) Salah satu komoditas yang dapat menjadi unggulan ekspor Indonesia adalah kopi, dapat dilihat dari besarnya minat masyarakat mancanegara terhadap kopi asal Indonesia yang dinilai memiliki beragam jenis dengan ciri khas rasa yang berbeda. Potensi inilah yang ingin dikembangkan oleh pemerintah Indonesia agar dapat “menduniakan” kopi asli Indonesia.

Pemerintah sendiri pada tahun 2014 menargetkan dapat melakukan ekspor kopi hingga mencapai US$1 miliar, walaupun pada semester I tahun 2014 ini nilai ekspor kopi Indonesia tergolong kecil dengan hanya mencapai US$333 juta.

Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi mengatakan bahwa pihaknya menargetkan ekspor kopi pada tahun ini minimal dapat menyamai nilai ekspor kopi pada tahun lalu, dan masih tetap mencari kemungkinan untuk dapat mengejar target tersebut pada semester II tahun 2014 ini meskipun pada semester I nilainya terbilang relatif kecil.

Peluang kopi Indonesia untuk dapat meningkatkan kinerja ekspornya dikarenakan kondisi cuaca yang kurang bagus pada saat ini sedang melanda Brazil sebagai salah satu negara produsen kopi terbesar di dunia. Diperkirakan hal tersebut akan membuat volume produksi kopi Brazil menjadi berkurang dan akan berakibat pada menaiknya harga jual kopi.

Brazil merupakan salah satu negara produsen kopi terbesar di dunia dengan kontribusi mencapai 40 persen dari total kebutuhan kopi dunia yang jumlahnya mencapai 145 juta kantung atau sekitar 8,7 juta ton per tahun.

Tentunya hal tersebut dapat menjadi sebuah peluang tersendiri bagi Indonesia untuk dapat menggantikan Brazil, karena Indonesia merupakan salah satu negara produsen kopi dengan kualitas yang bagus.

Beberapa kopi Indonesia yang menjadi andalan berdasarkan geografis daerah dari kopi itu sendiri seperti jenis kopi Aceh Gayo, Sumatera Mandailing, Jawa, Toraja dan lainnya. Kopi Indonesia juga dikatakan semakin tersegmentasi berdasarkan kualitas ataupun jenisnya. Indonesia pada saat ini telah memasuki era baru untuk komoditas kopi, yaitu pada saat dahulu menjadi pertimbangan utama terkait dengan volume dan pada saat ini telah beralih ke nilai dari komoditas tersebut.

Peluang berinvestasi untuk komoditas kopi di Indonesia juga masih terbuka sangat lebar, terutama pada daerah-daerah yang memiliki basis kopi unggulan dari Indonesia. Produk kopi Indonesia yang dihasilkan untuk memnuhi kebutuhan dalam negeri maupun luar negeri akan menjadi daya tarik bagi para investor yang masih memberikan prospek dan peluang sekaligus menunjukkan adanya kondisi yang kondusif untuk berinvestasi di bidang industri kopi.

Tingkat konsumsi kopi dalam negeri juga sangat tinggi didorong dengan meningkatnya taraf hidup masyarakat perkotaan di Indonesa dan semakin banyaknya kalangan masyarakat kelas menengah dengan rata-rata pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri sebesar 7,5 persen per tahun.

Pada saat ini Indonesia mmerupakan negara pengekspor kopi terbesar ketujuh di dunia dengan Brazil masih menjadi pengekspor utama dunia dengan pangsa pasar mencapai 16,07 persen diikuti oleh Vietnam 10,34 persen, Swiss 7,6 persen, Jerman 8,25 persen dan Kolombia 6,72 persen.

Akbar Buwono/Regional Analyst at Vibiz Research/VM/BD
Editor : Eni Ariyanti
image: ant

Sumber:

Peluang Ekspor Kopi Indonesia

Kopi Arabika Indonesia Segar


Leave a Reply

Your email address will not be published.