Potensi Kopi Arabika di Bali Belum Digarap Maksimal

kopi baliTanggal: 31 Juli 2014 Jam:10:24 am

DENPASAR, BALIPOST.com-Tanah Bali yang subur, terutama di pegunungan cocok dikembangkan kebun kopi Arabika, bahkan potensinya mencapai 12.000 hektar. Sayangnya, dari jumlah ini, pengembangan kopi Arabika di Bali baru sekitar 7000 hektar. “ Kawasan masyarakat indikasi geografis secara administrasi berada di Kabupaten Bangli, Badung, Buleleng, tepatnya di Kecamatan Kintamani,  Sukasada, Kubutambahan, dan Petang. Kawasan ini cocok bagi perkebunan kopi,” kata penggiat kebun kopi, Komang Sukarsana, baru-baru ini.

Ditambahkan, sejak 2010, instansi pemerintah dan swasta terus melakukan pembinaan dengan pola cluster  untuk budidaya pasca-produksi dan pemasaran yang lebih optimal dan berkelanjutan. Menurutnya, kopi Arabika ini cocok dikembangkan di ketinggian 900 hingga 1.600 di atas permukaan laut. Saat ini, sedang digalakkan kopi Arabika organik dan pengembangan di wilayah Kubutambahan.“Kopi arabika di Bali termasuk kopi spesial di Indonesia dan memiliki sertifikat Indikasi Geografis. Selain itu, diolah secara wet process dan dibudidayakan secara organik,” tegas Sukarsana.(kmb)

Sumber:
http://balipost.com/read/headline/2014/07/31/17979/potensi-kopi-arabika-di-bali-belum-digarap-maksimal.html

Kopi Arabika Indonesia Segar


Leave a Reply

Your email address will not be published.