Promosi Kopi Gayo, Flores dan Enrekang di Frankfurt, Köln dan Konstanz

gayo mandheling lintong toraja coffeeJumat, 09 Oktober 2009 01:00

Rangkaian acara promosi Kopi Arabika Organik Gayo dari Aceh yang bersertifikasi Fair Trade dari Bonn, Kopi Arabika Flores dari Nusa Tengggara Timur (NTT), dan Kopi Arabika Enrekang dari Sulawesi Selatan Indonesia telah dilaksanakan pada 3 kota yaitu di Frankfurt tanggal 30 September 2009 bertempat di C´Asia Coffeeshop, di Köln tanggal 1 Oktober 2009 bertempat di Restoran Kampung Indonesia dan di Konstanz tanggal 3 Oktober 2009 bertempat di gedung pertemuan masyarakat Konstanz.

Kegiatan promosi kopi dilaksanakan dalam bentuk temu bisnis yang mempresentasikan kopi Indonesia disertai coffee tasting, dan one on one meeting dengan para undangan terbatas yang berasal dari pelaku bisnis bidang coffee roaster.

Khusus promosi di Konstanz dilakukan dalam bentuk penyajian kopi gratis dan informasi bagi tamu yang hadir pada acara Malam Indonesia yang diselenggarakan oleh Universitas Konstanz bekerjasama dengan KJRI-Frankfurt dan Pemerintah Daerah Konstanz.

Rangkaian acara promosi Kopi Arabika Organik Gayo dari Aceh yang bersertifikasi Fair Trade dari Bonn, Kopi Arabika Flores dari Nusa Tengggara Timur (NTT), dan Kopi Arabika Enrekang dari Sulawesi Selatan Indonesia telah dilaksanakan pada 3 kota yaitu di Frankfurt tanggal 30 September 2009 bertempat di C´Asia Coffeeshop, di Köln tanggal 1 Oktober 2009 bertempat di Restoran Kampung Indonesia dan di Konstanz tanggal 3 Oktober 2009 bertempat di gedung pertemuan masyarakat Konstanz.

Kegiatan promosi kopi dilaksanakan dalam bentuk temu bisnis yang mempresentasikan kopi Indonesia disertai coffee tasting, dan one on one meeting dengan para undangan terbatas yang berasal dari pelaku bisnis bidang coffee roaster.

Khusus promosi di Konstanz dilakukan dalam bentuk penyajian kopi gratis dan informasi bagi tamu yang hadir pada acara Malam Indonesia yang diselenggarakan oleh Universitas Konstanz bekerjasama dengan KJRI-Frankfurt dan Pemerintah Daerah Konstanz.

Kopi-kopi tersebut dibawa langsung dari Indonesia yang dipresentasikan oleh Bapak Dermawan Nur, Direktur NIVAG General Trade, pengusaha kopi dan pemerhati petani kopi Indonesia yang mendapat penunjukan langsung oleh Gubernur NTT untuk mempromosikan Kopi Arabika Flores, Bapak Ashabul Anhar, Pembina Koperasi Kopi Arabika Organik Gayo Arvisanada yang mewakili petani Kopi Gayo dan Bapak Adam Pamma, Mahasiswa Universitas Bonn sebagai wakil dari Kabupaten Enrekang.

Para coffeeroaster yang hadir diberikan souvenir berupa sample 3 jenis kopi dan peta Kopi Arabika Indonesia. Peta kopi tersebut menerangkan mengenai 10 jenis Kopi Arabika Indonesia dengan karakteristiknya masing-masing berdasarkan wet aroma, dry fragrance, brightness, flavor, body, finish, sweetness, clean cup , complexity, dan uniformity.

Para coffeeroaster mengaku senang dapat berhubungan dan mendapatkan informasi langsung dan detil dari pihak produsen kopi Indonesia. Selama ini, pihak mereka mendapatkan pasokan kopi dari pemasok di Hamburg sebagai salah satu pintu masuk utama produk kopi ke Jerman dan Eropa.

Dari rangkaian kegiatan promosi kopi Indonesia tersebut menghasilkan kesepakatan dengan 5 coffeeroaster untuk pengiriman sample kopi jenis Arabika Organik Gayo, Arabika Flores, dan Arabika Enrekang. Sample yang diminta adalah biji kopi yang belum disangrai, yang nantinya akan disangrai sendiri oleh coffeeroaster untuk kemudian menghasilkan biji kopi dengan aroma dan rasa kopi sesuai dengan kebutuhan konsumen Jerman. Selain itu salah satu coffeeroaster keturunan Turki menjajagi pengiriman Kopi Arabika Flores untuk dikirim ke Turki.

Rangkaian kegiatan promosi kopi Indonesia tersebut diliput dan akan dipublikasikan oleh Deutsche Welle dan dipublikasikan di koran lokal Business Medan. Frankfurt, Oktober 2009.

Sumber:
http://www.kjriffm.de/index.php?option=com_content&view=article&id=26:promosi-kopi-gayo-flores-dan-enrekang-di-frankfurt-koeln-dan-konstanz&catid=6&Itemid=62&lang=id

Kopi Arabika Indonesia Segar


Leave a Reply

Your email address will not be published.