Wakil Dubes Belgia Bantu Promosi Kopi Gayo ke Eropa

bisnis kopi gayoTAKENGON – Wakil Duta Besar Indonesia untuk Belgia, Kristanyo Hardojo akan membantu mempromosikan kopi Gayo ke Eropa. Selama ini, komoditi ungulan asal dataran tinggi Gayo (DTG) itu, secara umum sudah sangat dikenal di negara-negara eropa, namun masih sulit ditemukan produknya.

Hal itu dikatakan Kristanyo saat mengunjungi kawasan dataran tinggi Gayo Aceh Tengah dan Bener Meriah, Senin (12/5). Dalam lawatan yang pertamanya, Kristanyo juga ingin melihat langsung perkembangan tanaman kopi mulai dari pembibitan, perawatan, panen, hingga prosesing untuk diekspor.

“Nama Gayo sudah terkenal, apalagi di berbagai negara Eropa, tapi masih sulit untuk ditemukan produknya di sana. Karena itu setelah melalui pembicaraan sebelumnya dengan pihak Pemerintah Aceh, kita akan coba menjual Kopi Gayo lebih masif di Eropa,” janji Kristanyo yang melihat besarnya potensi kopi gayo di pasar Eropa

Didampingi Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin, Wakil Dubes meninjau lokasi pembibitan milik Sudomo di Kampung Kecamatan Pegasing. Kemudian melihat proses penyortiran dan pengemasan kopi serta uji aroma dan cita rasa di Koperasi Baburrayan di Kecamatan Pegasing.

Selanjutnya Wakil Dubes juga meninjau perkebunan kopi rakyat di Kecamatan Bies, dan berakhir setelah melihat proses pengemasan kopi untuk ekspor di gudang kopi Haji Rasyid.

Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin dalam penjelasannya mengatakan bahwa selama ini kopi arabika Gayo telah diekspor dalam jumlah besar ke 17 negara di seluruh benua, terutama Amerika, Jepang, dan beberapa negara di Eropa, seperti Jerman, Inggris dan Belanda. “Pemkab Aceh Tengah memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan nilai tambah kopi untuk masyarakat, selain dengan membuka peluang pasar, juga peningkatan kapasitas petani hingga penyediaan bibit unggul yang dibagi gratis kepada para petani,” jelas Nasaruddin. (c35)

Sumber: aceh.tribunnews.com

Kopi Arabika Indonesia Segar


Leave a Reply

Your email address will not be published.